[FF => SongFic “Rahasia Hati”] SunHae

Waktu terus berlalu

Tanpa kusadari yang ada hanya aku dan kenangan

Masih teringat jelas

Senyum terakhir yang kau beri untukku

~

                “haaah” Donghae menarik nafas lelah, latihan untuk SuShow benar benar menyita waktu dan tenaga. Tapi tak terlalu difikirkannnya, ini adalah untuk ELF, bagaimanapun dia sangat mencintai fansnya.

“ini hae” Eunhyuk, sang monyet tampan –begitu menurut ELF- melemparkan sebuah minuman isotonik untuk Donghae, setelahnya ia mengambil tempat disamping sahabatnya itu.

“emmm, Hae, kau tau kan tentang comeback wondergirl?” dengan sedikit ragu Eunhyuk bicara. Ini topik yang sedikit sensitive untuk Donghae.

“oh tentu saja, lagu mereka bagus” hanya itu respon dari Donghae, lalu ia melangkah meninggalkan Eunhyuk.

“Aisssh, anak itu, aku kan ingin bicara” Hyukjae mengerang kesal karena maksudnya tak tersampaikan.

-Donghae’s POV-

Akhirnya, setelah sekian lama sibuk di New York dia come back di korea. Aku turut senang mendengarnya, walau tak sepenuhnya. Dulu saat dia comeback, sehari sebelumnya akulah yang menjadi orang paling sibuk, setidaknya diantara member super junior. Sibuk menelfon, mengirim pesan ataupun email kepadanya. Isinya selalulah sama ‘jangan terlalu lelah, besok hari penting. Semangat sayang :*’. Dan akhirnya dia protes, menceramahiku agar tak terlalu khawatir. Agar aku lebih memperhatikan keadaanku, bukan malah sibuk mengiriminya pesan. Terkadang dia malah membuat video call hanya untuk terseyum dan menunjukkan dia baik baik saja. Tapi sayang, itu hanya terjadi dulu. Dulu sebelum dengan egoisnya aku malah mengakhiri hubunganku dengannya. Dengan seorang Min SunYe. Ah, aku rindu senyum itu. Senyum yang hanya untukkku.

-Dongha’s POV end-

~

Tak pernah kumencoba

Dan tak inginku mengisi hatiku dengan cinta yang lain

Kan kubiarkan ruang hampa didalam hidupku

~

                “hae, ikut aku” Yesung  bangkit dari duduknya dan menarik lengan donghae agar pemuda itu segera berdiri.

“kemana hyung?” sahut donghae sambil mempertahankan posisi duduknya, tak ingin beranjak sepertinya.

“Inkigayo, mendukung dongsaeng kita. Ayolah, kita tak ada jadwal” Yesung tetap berusaha menarik lengan donghae, dan bersyukurlah dengan otot donghae yang menjadikan bobotnya sedikit lebih berat.  Sehingga ia tetap bisa mempertahankan posisinya.

“tidak. Skandalku dengan yooa akan menjadi jadi. Hyung pergi saja sendiri” donghae berusaha melepaskan tangan Yesung dari lengannya dan itu berhasil.

“hanya skandal kan? Lagipula itu akan meredam skandalmu dengan sunye..”  belum selesai Yesung dengan kalimatnya tapi donghae sudah menyela.

“meredamnya dengan skandal bersama kekasih hyungku sendiri? Maaf terima kasih hyung”

“hanya skandal. Tidak lebih. Buka hatimu Lee Donghae, sampai kapan kau memikirkannya? Memikirkan kepergiannya karena kesalahanmu?”

“sudahlah hyung, jangan bahas itu lagi. Aku ingin tidur” dan akhirnya donghae melangkah dengan malas kekamarnya. ‘maaf, hatiku tertutup dan hanya dia yang punya kuncinya’ batin donghae.

~

Bila aku harus mencintai

Dan berbagi hati

Itu hanya denganmu

Namun bila, kuharus tanpamu

Akan tetap kuarungi hidup tanpa bercinta

~

                Leader Wonder Girl ‘Sunye’ mengakui telah mempunyai kekasih yang non-selebriti

                Kepala donghae berdenyut nyeri, jadi ini hal yang membuat dia berfirasat buruk sedari tadi. Pengakuan mantan kekasihnya itu benar benar menusuk.

‘Kau sudah menemukan pengganti’ donghae membatin. Sakit memang, tapi ia bisa apa? Mereka berpisahpun adalah ulah dia.

“Inilah alasan kenapa kau harus membuka hati hae” Leeteuk datang dari belakang. Ia baru masuk kekamar itu dan menemukan donghae sibuk dengan laptopnya. Dan setelah tau apa yang menarik perhatian dongsaengnya itu barulah ia mau buka suara.

“kadang cinta memang bukan hanya sekali kita rasakan. Perlu berulang kali merasakan cinta. Tapi cinta sejatimu akan kau temukan di akhir. Mungkin kau harus mencari cinta sejati itu hae” leeteuk berkata bijak dan mengelus kepala dongsaeng tersayangnya itu.

“entahlah hyung, tapi aku rasa dia yang pertama dan terakhir. Biarlah seperti ini. Aku terlalu yakin hyung kalau dia yang terakhir. Tak akan mencari yang lain selain dia, hanya dia. Biaralah dulu kosong. Tak akan kuisi kalau bukan dia hyung” donghae berkata lirih tanpa menatap leeteuk. Yah, entah kenapa dia terlalu yakin kalau hanya sunye yang berhak mengisi hatinya. Akan dibiarkan kosong kalau bukan gadis itu.

“Hae, kami mengerti dirimu. Sangat mengerti, tapi jangan begini” ada sepercik nada jengah pada kalimat yang dilontarkan leeteuk itu. Mungkin dia jengah melihat donsaengnya seperti ini.

“itulah yang selalu kepertanyakan hyung. Bukan kenapa tak ada yang mengerti aku, tapi kenapa aku tak mau dan tak bisa mengerti kalian? Aku juga tak tau, tapi hatiku hanya ingin kosong hyung, hanya itu.”

“kuharap orang yang bisa mengisi hatimu bisa kembali kepadamu” dengan satu tepukan dipundak dan sedikit mengacak rambut donghae, leeteuk segera beranjak keluar. “ah, tapi jangan perlihatkan kekosongan itu pada ELF” pesan terakhir sebelum ia benar benar hilang.

~

Hanya dirimu yang pernah

Tenangkanku dalam pelukmu

Saat ku menangis

~

“Kumohon, tetaplah disini. Jangan pergi, aku mohon!” seorang pemuda tampak sedang memeluk seorang gadis di dalam dekapannya. Si gadis berperawakan manis itu hanya diam, tak bergerak, walaupun sesekali dia meringis karena rengkuhan si pemuda yang terlalu membelenggunya.

                “aku tak pergi kemana-mana, aku masih disini, tetap disini bersamamu.” Berusaha menjelaskan sang gadis manis berbicara kepada orang yang sedari tadi merengkuhnya. “Kau matahari ku Sun, kumohon jangan pernah pergi…” seperti tak mendengarkan, pemuda yang memanggil gadis manis dengan sebutan Sun itu terus menggumam. “Lee Donghae, ada apa dengan mu?”

                Lee Donghae,  sedang menangis sambil memeluk kekasihnya, Sun, mataharinya. Kekasih?  Matahari? Yup.  Bagi Lee Donghae kekasihnya adalah mataharinya, Min Sunye. 

Kilasan bayangan tentang kejadian itu entah kenapa berputar di otak donghae. Saat ia menangis dan memeluk kekasihnya. ah bukan, sekarang bukan lagi kekasih, tapi mantan kekasih. Dan itu memicu air mata donghae menetes. Dia cengeng? Biarlah, tapi memori itu benar benar menjadi favoritnya. Saat dia menangis dan ada yang memeluknya, menenangkannya. Jauh berbeda dengan sekarang. Sekarang ia hanya menangis sendiri, tanpa ada pelukan dan kata kata menenangkan seorang Min SunYe.

One thought on “[FF => SongFic “Rahasia Hati”] SunHae

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s